Sunday, August 17, 2008

(Review) Wall-e




Wall-e bercerita mengenai sebuah robot yang hidup di bumi sekitar tahun 2800-an. Pada masa itu digambarkan bumi udah bener-bener ga ada lagi penghuninya, sebagian besar (atau semuanya mungkin?) udah ngungsi ke dalam kapal evakuasi. Satu-satunya makhluk hidup yang tersisa di bumi adalah seekor kecoak.

Dan dari sekian banyak robot seri WALL-E yang bertugas membersihkan bumi, cuma dia yang masih berfungsi dengan baik. Tapi anehnya, selama menumpuk sampah, wall-e memilah benda-benda yang tidak berguna dengan yang masih berfungsi, dan menyimpannya (ada ipod segala loh. Ngiklan bgt dah).

Selama ratusan tahun wall-e membersihkan sampah di bumi sendirian, sampai suatu hari, sebuah robot lain, EVE, datang ke bumi untuk menunaikan sebuah misi. Wall-e yang keseringan nonton film jojogetan langsung pengen kenalan (sungguh, gw ngga becanda).
Sayangnya, baru sebentar wall-e mengenal eve, sebuah pesawat menjemput kembali robot betina (?) itu. Wall-e yang tidak ingin kehilangan temannya, memaksa mengikuti kapal tersebut menuju pesawat induk di luar angkasa...

Ga sebagus Finding Nemo atau Ratatouille, tapi yang unik dari film ini adalah voice actingnya. Sungguh betul-betul minim. Sepanjang film, dialog yang bakal sering terdengar cuma ”Wall-e” dan ”Eve” dengan suara distorsi techno. Mantep menurut gw, gimana Disney bisa menghindari dialog tokoh utama, tapi tetep bisa jelas apa maksudnya.

Tapi yang bikin gw ilfil adalah...film ini di dubbing pake bahasa indonesia. Jadi kedengeran culun aja. And pointless as well. Kalo emang maksudnya film ini untuk semua umur, kenapa juga harus di dubbing? Kan tinggal taro subtitle dibawahnya. Sungguh terlalu deh. Mudah-mudahan cuman di bioskop yang gw datengin doang...

Trus adegan favorit gw dalam film ini adalah... ketika credit title muncul. Hahahaa..bukan berarti filmnya jelek. Creditnya unik aja, style-nya kayak lukisan-lukisan dinding aztec gitu. Keren lah. Makanya kalo nonton di bioskop jangan buru-buru keluar..

“If God has indeed created Himself in His own image, then I submit to you that God is a cockroach”
-Mohinder Suresh, Heroes -

2 comments:

Anonymous said...

ih iya tuh , gw sebel bgt deh liat org2 yg dah buru2 keluar pas pilemnya abis. ga asik bgt sih, kan suka ada kejutan ya setelah itu..

gw blm nonton sih wall-e. tp udah liat trailernya beberapa kali di bioskop. lucu sih gw dgr suaranya. hihi

andini putri said...

gw donk nonton ngga di dubbing. ha-ha!